🦝 Standar Fcr Ayam Broiler
Penampilan atau performance ayam pedaging tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor. Faktor-faktor tersebut antara lain adalah tingkat kematian (mortalitas), bobot badan ayam hidup, feed convertion ratio (FCR) dan umur panen. Tingkat kematian sekitar 5% untuk peternakan ayam pedaging dianggap berhasil (KartasudjanaSebuah peternakan memelihara 10.000 ekor ayam broiler. Pada umur 35 hari, ayam yang dipanen 9.000 ekor dengan berat rata-rata 1,5 kg. Total pakan yang dihabiskan selama pemeliharaan adalah 12.000 kg.
Cara Menghitung Feed Convertion Ratio (FCR) Terdapat rumus yang perlu anda ketahui untuk mengetahui Feed Convertion Ratio (FCR). Berikut rumusnya: FCR = Total Jumlah Pakan Keseluruhan (Kg) / Total Berat Ikan. Contohnya: Di akhir masa produksi, diperoleh bobot akhir ikan sebanyak 150 kg dimana selama masa budidaya, pembudidaya menghabiskan pakan
dengan rumus: FCR= F / (Wt – W0), dimana FCR: rasio konversi pakan; F: berat pakan yang dimakan (g); Wt: berat ayam pada akhir periodik (g); W0: berat ayam pada awal periodik (g). Konversi pakan dievaluasi setiap minggu untuk mengetahui tren perkembangan selama penelitian. Analisis Data Semua data yang didapat dinyatakan dalam rata-Much of the improvement in FCR in modern broiler production is captured by exploiting daily live weight gain potential. On any given day, a broiler chicken has maintenance “overheads” to carry, and the more growth we can achieve per day by taking advantage of these existing nutrient costs, the more efficient will be the outcome.
Contoh: FCR di Bawah Standar Misalkan, Asterra Indonesia memiliki 6000 ekor ayam broiler yang berusia 32 hari dengan bobot rata-rata 2 kg. Nah, bagaimana cara menghitung konsumsi pakan ayam broiler , pertama kita akan menghitung total kebutuhan konsumsi pakan ayam broiler untuk berat 700gr yaitu kurang lebih 930 gram atau 0,93 kg.
Tabel 1. tersaji rataan bobot badan, konversi pakan, dan IP ayam broiler perlakuan. Tabel 1. Rataan bobot badan, konversi pakan, dan IP ayam broiler perlakuan Variabel Perlakuan P1 P2 Bobot Badan (Kg) 1,90 2,40 Konversi Pakan 1,58 1,38 IP 343,58 496,86 Penggunaan herbal dan jamu terhadap ayam broiler menyebabkan perbedaan bobot badan ayam broiler. Pertumbuhan ayam broiler secara optimal terjadi pada minggu ke-4 hingga ke-6 pemeliharaan. Artinya pada minggu tersebut, nilai FCR mendekati standar. Namun pada umur 7-8 minggu, pertumbuhan bobot badan hariannya tidak seimbang dengan banyaknya pakan yang dikonsumsi. Akibatnya nilai FCR semakin membengkak. Dalam kondisi tersebut, maka akan lebih Sesuai standar atau diatas standar 🙂 Ketika feed intake baik, bobot sesuai dengan standar FCR maka itu bisa disebut pertumbuhan yang baik. Sering kali peternak salah kaprah, hanya mengacu pada bobot saja sedangkan FCR tidak diperhitungkan.